Layanan Tiket Pesawat Murah, Booking dan Cetak Sendiri Tiketnya

CARA MUDAH BERBISNIS TIKET PESAWAT

Apakah anda sudah siap untuk Bergabung??

Bergabung? silahkan klik disini

Sabtu, 06 April 2013

Stroke & Hipertensi Gampang Dicegah Asal Doyan Makan Pisang



Jakarta,
Pisang mudah didapatkan di mana saja, mulai dari warung makan hingga minimarket dan pusat perbelanjaan. Bukan hanya membantu menahan lapar, buah pisang juga memiliki banyak manfaat termasuk mencegah tekanan darah tinggi dan stroke.

Kandungan potasium atau kalium yang tinggi dalam buah pisang sejak lama dikaitkan dengan penurunan tekanan darah dan risiko hipertensi. Anggapan ini diperkuat dengan penelitian terbaru yang menunjukkan bahwa asupan kalium yang tinggi bisa mengurangi risiko stroke 23 persen.

Penelitian yang dipublikasikan di situs bmj.com tersebut juga membantah anggapan bahwa pada orang dewasa kalium susah dibersihkan oleh ginjal. Bahkan penelitian ini tidak menemukan dampak negatif dari konsumsi pisang yang kaya kalium, terhadap kesehatan ginjal.

Data yang terungkap dalam penelitian ini diklaim cukup berkualitas untuk membuktikan manfaat pisang bagi penderita tekanan darah tinggi. Dalam 33 pengujian, lebih dari 128.000 orang dengan riwayat tekanan darah tinggi membuktikan bahwa kondisinya membaik berkat makan pisang.

Pisang merupakan salah satu sumber potasium atau kalium yang paling populer sekaligus paling kaya. Tiap sebatang pisang, rata-rata terkandung 420 mg kalium. Pada orang dewasa, kebutuhan kalium dari berbagai sumber makanan rata-rata 3.500 mg setiap hari.

Stroke sendiri merupakan salah satu penyakit paling mematikan pada orang dewasa. Tiap tahun, ada lebih dari 53.000 kematian di Inggris yang dikaitkan dengan stroke. Kalaupun ada juga yang selamat, 100.000 di antaranya hidup dalam kecacatan akibat stroke.

Selain dengan memperbanyak asupan kalium dari pisang atau sumber makanan yang lain, stroke dan tekanan darah tinggi juga bisa dicegah dengan mengurangi asupan garam. Dikutip dari Daily Mail, Jumat (5/4/2013), tekanan darah berkurang sangat signifikan dalam 4 bulan hanya dengan membatasi asupan garam.

Sumber: http://health.detik.com

Tidak ada komentar: