Layanan Tiket Pesawat Murah, Booking dan Cetak Sendiri Tiketnya

CARA MUDAH BERBISNIS TIKET PESAWAT

Apakah anda sudah siap untuk Bergabung??

Bergabung? silahkan klik disini

Kamis, 14 Juni 2012

MARIO TEGUH : Bercita-cita Jadi Guru sekarang Motivator Nomor Satu




 


Dirinya melihat cara naik itu dari orang-­orang di sekitarnya yang lebih kuat. Dari hal itu, dirinya seperti merasa terpanggil untuk memberikan pengertian yang sama pada orang lain bahwa dirinya mengerti caranya. Dirinya ingin menyampaikannya pada orang lain. Sebuah kesenangan membuat orang mengerti cara yang sama dengan dirinya.


Dilahirkan   di   kota   Makassar,   Mario   Teguh   sebelum   pada   akhirnya   menjadi menjadi seorang motivator, sebenarnya bercita-cita ingin  menjadi  seorang  guru.

"Sebenarnya,   dulu   pingin   jadi   guru. Saya   sempat   menjadi   guru   karena   memang pendidikan saya IKIP (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Malang, Jawa Timur.   Dan,   saat   duduk   di   bangku   SMA,   saya   mendapat   beasiswa   ke   Chicago,"   ujarnya   dalam   wawancara   dengan   koran   Republika  pada  bulan  April  2009  silam.



Selain  di  IKIP,  Mario  juga  pernah  menimba ilmu di New Trier West High (setingkat SMA) di Chicago, AS, 1975; Jurusan Interaksi Bisnis, Sophia University, Tokyo Jepang serta jurusan Oprastion System (MBA) Indiana University, Amerika Serikat,  1983.



Dalam   perjalanan   karirnya,   dilalui   dengan bekerja sebagai head of Sales di Citibank Indonesia (1982-1986), BSB Bank (1986-1989) sebagai Manager Buisness Development, Aspac Bank (1990-1994) sebagai Vice President Marketing & Organiization Development, serta di Exnal Corp Jakarta (1994 - present) sebagai    CEO,  Senior  Consultant.


Kenapa pada akhirnya dia memilih menjadi motivator? Kepada Koran yang sama, Mario mengungkapkan bahwa Sebagai   seorang   anak  pensiunan   kapten   yang   sederhana, dirinya agak miskin. Dirinya  sempat  protes  kepada  Tuhan. Why me? Mengapa  kok  saya  yang  dimiskinkan   atau   dikurangkan.   Nah, protes itu membuat dirinya sensitif kepada orang yang lebih dari dirinya. Untungnya   ayahnya mendidik untuk menghormati yang lebih kuat atau lebih mampu atau lebih pandai. Jadi, dalam protes itu,   saat   melihat   orang   yang lebih dari dirinya, dirinya melihat mengapa mereka bisa sampai ke sana. Bukan memprotes ketidak aaadilan terhadap dirinya atau memprotes kemudahan  hidup mereka.



Dirinya melihat cara naik itu dari orang-­orang di sekitarnya yang lebih  kuat. Dari hal itu, dirinya seperti merasa terpanggil untuk memberikan pengertian  yang  sama  pada  orang  lain  bahwa  dirinya mengerti caranya. Dirinya ingin menyampaikannya   pada   orang   lain.   Sebuah   kesenangan membuat orang mengerti cara yang sama dengan dirinya.



Selain di Metro TV, pria   yang lahir pada 5 Maret 1956 ini, pernah   mengisi   acara  bertajuk Business  Art di O'Channel. Program  acara di Metro TV sendiri, diungkapkan, " program motivasi The  Golden  Ways  kalau diperhatikan, semua program saya itu sharing. Itu kisah   perjalanan. Itu semua pengalaman spiritual saya," ujarnya dalam Koran Republika. Disambung pula, Kalau   saya   katakan, ''Gunakan   sebaik-baiknya sikap dalam seburuk-buruknya  keadaan.''  Itu pelajaran saya sendiri. Kalau saya masuk dalam suatu keadaan buruk lalu   saya bersikap buruk, tambah jelek.





Facebooker terbanyak

Dunia maya terutama media sosial seperti email, Facebook, Twoo, dan sebagainya nampaknya   memang   sedang in di tengah masyarakat. Hampir   semua   orang   di   belahan   dunia   tak   terkecuali   di   Indonesia,   menggunakan   media   ini.   Terutama lagi facebook, ternyata data dari Check Facebook, audiens facebook di indonesia mencapai  angka  33,9  juta  orang,   tepatnya   33.920.020.   Dari   data   tersebut   maka   sejak   awal   Desember   2010   hingga sekarang indonesia menempati urutan kedua dunia pengguna facebook, atau dengan   populasi   online   100   persen,   berarti menguasai 5,56 persen dari total pengguna  Facebook  di  dunia.  



Sama halnya dengan pengguna facebook, ternyata facebook Mario Teguh merupakan halaman yang terbanyak kedua di dunia yang   digemari dan disukai oleh masyarakat. Ini sebuah hal yang cukup membanggakan karena Mario Teguh   mengalahkan orang-orang   ataupun selebritis dunia yang terkeneal semisal Justin Bieber (urutan Ke-8) dan Lady Gaga (posisi 18). Maka tidak aneh bila kemudian pada tahun 2010, museum Rekor Indonesia memberikan penghargaan sebagai motivator  dengan halaman penggemar facebook terbesar di dunia.



Mereka yang menyukai facebook Mario Teguh datang dari berbagai belahan dunia. Penulis sendiri adalah salah seorang yang suka dengan halaman facebooknya. Data terakhir yang penulis dapat, ada sekitar 5.645.948 orang yang suka dan 489.605 yang membicarakan.

Namun demikian, kita mesti pintar-pintar melihat apakah facebook itu benar-benar milik Mario Teguh atau bukan. Sebab tidak sedikit facebook yang memakai nama yang sama.

Di halaman fecebook Mario Teguh yang asli sendiri, hampir setiap hari bahkan setiap jam, selalu ada kata­kata motivasi berupa Projek Pribadi Hari Ini. Begitu kata­kata motivasi dilempar, ribuan orang langsung memberikan tanda suka ataupun memberikan komen-tarnya. Contohnya :

"25 LAKI-LAKI YANG SEKSI Engkau wanita yang mulia dan yang  rindu dimuliakan oleh belahan jiwa yang dipantaskan oleh Tuhan dengan keindahan pribadimu, berikut ini adalah 25 sifat laki-laki yang semoga disatukan kedalam diri belahan jiwamu.

Cobalah untuk menyusun ke-25 daftar sifat ini dalam urutan yang paling kau sukai, dan engkau akan menemui urutan sifat yang harus kau bangun di dalam hati dan perilakumu.

Wanita yang baik bagi laki-laki yang baik, dan sebaliknya....."


Kata-kata yang dishare pada 2 Maret 2012 ini nampaknya salah satu yang disukai paling banyak. Ada sekitar 37.545 orang yang memberikan tanda jempol alias suka. Kemudian yang memberikan komentar 10.207 orang.

Selain memberikan kata­kata motivasi, suami dari Linna ini juga sudah menerbitkan sejumlah buku seperti Becoming a Star (2006), One Million Second Chances (2006), Leadership Golden Ways (2009) serta Life Changer (2009).

Pada bulan Mei 2012, rencananya Mario Teguh akan menyelenggarakan seminar publik di sebuah hotel yang berlokasi di Senayan. Seminar ini sendiri dilakukan setelah selama lebih dari 4 tahun vakum. Dalam seminar tersebut, Mario Teguh akan menyampaikan seminar terpenting dalam karir beliau, menyampaikan rincian pokok yang akan membantu para pribadi dan profesional yang beraspirasi membangun kemampuan penasihatan, atau membangun karir profesional sebagai motivator.

Meski bisa dikatakan sebagai motivator nomor satu di tanah air, Mario Teguh telah mencapai keberhasilan. Lalu, apa sebenarnya arti sukses dalam pandangannya?

Menurutnya seperti dikutip dari yapono.wordpress.com/2009/03/15/ siapa-mario-teguh-wawancara,"Sukses itu tidak selalu berarti mendapat piala atau pujian, meski tak ada salahnya jika kita mendapatkan keduanya. Hanya saja itu semua bukan kriteria dari sukses itu sendiri. Karenanya tak jarang orang kemudian sulit menemukan keberhasilan kesuksesan yang pernah diraihnya. Secara sederhana, lanjutnya, sukses adalah bagaimana kita keluar dari comfort zone kita dan mencoba menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dengan definisi ini Anda akan melihat begitu banyak keberhasilan yang bisa Anda lihat pada diri Anda. Kalau kemarin Anda baru bisa membantu satu orang, hari ini Anda bisa membantu dua dan besok Anda bisa membantu lebih banyak lagi, maka anda sukses.

Dirinya juga sangat tidak setuju dengan ungkapan, "Biarlah kita sekarang susah, asal nanti kita sukses". Ini jelas enggak pernah bakal sukses. Dirinya bertanya, dimana anak tangganya? Bukankah untuk meraih keberhasilan besar harus diawali dengan keberhasilan kecil dan sedang?. Ada pepatah yang mengatakan, "Sukses akan melahirkan sukses yang lain." Nah dari pepatah ini dapat diambil pelajaran, apabila kita semakin mudah untuk melihat keberhasilan kita dari hal-hal yang kecil, maka mudah bagi kita untuk mengumpulkan, mengakumulasikan dan melangkah mencapai sukses yang lebih besar. Percaya dech, dengan sukses kecil-kecil itu, cepat atau lambat sukses yang lebih besar akan menjemput Anda.

Setelah cukup lama menjadi motivator, sampai kapan ayah dari Audrey Teguh dan Marco Teguh akan terus menggeluti dunianya?

"Seterusnya. Saya sudah memberi pembelajaran pada adik-adik atau yang lebih muda dalam Mario Teguh SC. Saya berharap bisa terus berjalan karena kita melakukan suatu kebaikan pada orang lain," ujarnya dalam koran Republika.

Tidak ada komentar: