Layanan Tiket Pesawat Murah, Booking dan Cetak Sendiri Tiketnya

CARA MUDAH BERBISNIS TIKET PESAWAT

Apakah anda sudah siap untuk Bergabung??

Bergabung? silahkan klik disini

Rabu, 14 Desember 2016

INI BAHAYANYA TATO BAGI KESEHATAN YANG SERING TERLUPAKAN

Bagi sebagian anak muda, terutama laki-laki, bikin tato (rajah atau tattoo) di tubuh sering membuat yang bersangkutan merasa bangga. Mereka menganggap membuat tato adalah sesuatu yang "keren", jadi enjoy aja mereka bikin tato di tangan, di kaki, di dada, dan di bagian tubuh yang lain. Padahal, membuat tattoo banyak sekali bahayanya bagi kesehatan.

bahaya tato bagi kesehatanBahaya tato bagi kesehatan sudah sering diulas di berbagai tulisan. Misalnya, tattoo bisa menimbulkan alergi, terutama bagi mereka yang tidak cocok dengan tinta yang digunakan. Juga bisa tertular infeksi hepatitis C apabila jarum yang dipakai tidak bersih atau steril.

Tapi ironisnya tulisan seputar bahaya dan akibat tato gaungnya kalah dengan kemeriahan anak muda yang ingin membuat tato di berbagai kota. Seolah-olah hal yang buruk dari segi kesehatan itu adalah sesuatu yang sepele saja.

Sekedar mengingatkan kembali, berikut ini 5 bahaya tato bagi kesehatan yang sering terlupakan seperti dilansir oleh Livescience pada 04/10/2015 dan dikutip detikhealth.

#1. INFEKSI

Proses pembuatan tato ada yang dilakukan dengan hati-hati dan steril tapi by case ada juga yang dilakukan dengan tidak steril. Proses bikin tattoo yang tidak steril ini sangat beresiko terhadap infeksi HIV (human imunodeficiency virus) dan hepatitis C. Infeksi hepatitis C bisa menimbulkan sirosis atau pengerasan hati dan berlanjut jadi kanker.

Dilaporkan salah satu akibat tato terjadi di New York tahun 2012 yaitu infeksi mikroba Mycobacterium chelonae. Penyebab infeksi ini adalah digunakannya tinta tato warna abu-abu yang terkontaminasi. Infeksi ini disebutkan sangat jarang terjadi. Namun, jika tato mengalami bengkak, kemerahan atau radang segera hubungi dokter terdekat.

#2. ALERGI

Saat pertama kali membuat tato boleh jadi tidak timbul reaksi alergi. Tapi itu bukan berarti yang bersangkutan sepenuhnya aman, karena bisa saja reaksi alergi muncul pada tattoo berikutnya. Alergi karena tato memang sangat mungkin baru muncul pada tato kedua, ketiga dan seterusnya. Atau dari tattoo yang sama tapi baru muncul beberapa bulan kemudian.

Alergi karena tato biasanya bisa diatasi dengan injeksi steroid. Tapi ada juga kasus dimana kulit di area yang terkena alergi tato harus diangkat dengan operasi.

#3. GEJALA PENYAKIT JADI TERSAMARKAN

Ini termasuk bahaya tato yang mesti diwaspadai para penggemar rajah. Sebagaimana diketahui sebagian kanker kulit seperti karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma sering bisa dideteksi dari berubahnya tekstur permukaan kulit. Nah, pembuatan tato kerap kali menyamarkan perubahan tekstur di permukaan kulit tersebut.

Sebuah laporan menyatakan, bahwa tahun 2013 kanker melanoma pada seorang pria terdeteksi ketika pria tersebut menghapus tato dengan laser. Padahal sebelumnya tidak ada yang menyadari gejala kanker itu karena tersamarkan oleh tato warna hitam.

#4. KULIT TERBAKAR SINAR MATAHARI

Beberapa jenis tinta tato mengandung cadmium. Kandungan cadmium dapat meningkatkan resiko kulit terbakar karena paparan sinar matahari. Dan yang paling banyak dilaporkan menimbulkan reaksi kulit terpapar sinar matahari adalah tinta warna kuning, hitam, merah dan biru.

#5. REAKSI ION LISTRIK

Berdasarkan satu laporan di 2011, seorang pemain sepakbola professional menderita luka bakar saat melakukan pemindaian MRI (magnetic resonance imaging). Luka bakar tersebut ditemukan pada tato warna hitam yang ada di tubuhnya.

Laporan itu juga menyatakan bahwa, luka bakar tersebut akibat arus listrik yang dihasilkan oleh tinta tato yang mengandung besi oksida. Selain warna hitam, tinta tato warna merah juga dilaporkan banyak mengandung besi. Pemilik tato warna hitam dan merah dianjurkan untuk berhati-hati.

Dari uraian singkat diatas, pertanyannya, masih adakah alasan untuk menganggap tato sebagai hal yang keren ? Atau masih adakah manfaat dari bikin tato ? Hmm … kalau bahaya tato bagi kesehatan, banyak !


Sumber: http://info-kesehatan.net/bahaya-tato-bagi-kesehatan/

Rabu, 30 November 2016

SANGAT BERBAHAYA MENARUH HP DI SAKU CELANA BAGI KESUBURAN PRIA

Buat para pria, hati-hati jangan suka menaruh HP atau smartphone dalam keadaan hidup di kantong celana, karena itu berbahaya. Misalnya mendengarkan musik via earphone dengan smartphone ditaruh di kantong celana depan. Kebiasaan itu dapat mengakibatkan suhu di sekitar testis meningkat, dan jika berlangsung lama dapat mengganggu kesuburan.

Kesuburan pria memang erat kaitannya dengan kondisi testis. Testis adalah dua buah organ tubuh berbentuk bulat lonjong yang ada di dalam kantong yang disebut skrotum. Orang Indonesia menyebut testis dengan buah zakar. Orang Sunda menyebutnya : sasalak, karena kantong skrotum mirip buah salak. Testis merupakan organ penghasil sperma pria yang mampu membuahi sel telur wanita.

bahaya menaruh hp di saku celana depanTestis yang sehat memerlukan temperatur atau suhu yang ideal. Dan suhu yang ideal bagi testis untuk memproduksi sperma yang baik adalah dibawah suhu normal tubuh. Menurut sebuah sumber disebutkan bahwa suhu testis yang ideal adalah 3° Celcius dibawah suhu tubuh normal. Jadi jika suhu tubuh normal sekitar 35°C, maka usahakan suhu testis dijaga sekitar 32°C.

MENARUH HP SEMBARANGAN MENIMBULKAN KETIDAKSUBURAN

Meningkatnya suhu disekitar testis dapat menimbulkan ketidaksuburan pria. Suhu testis yang meningkat akan merusak bakal calon sperma dan juga mengurangi proses pembentukan sperma dalam testis. Selain menaruh hp atau smartphone di kantong celana, beberapa kondisi berikut ini juga dapat menyebabkan suhu testis meningkat, yaitu : suka mandi dengan air hangat, menggunakan celana jeans ketat, banyak bekerja di tempat-tempat yang panas, suka mandi sauna, termasuk bekerja sebagai sopir angkot dengan posisi mesin di bawah tempat duduk dll.

Berkurangnya jumlah sperma juga tergantung pada lamanya paparan. Misalnya mandi air hangat suhu 43 – 45 °C tiap hari selama 30 menit dapat menurunkan produksi sperma hingga 90 %.

Begitu pula halnya dengan radiasi ponsel. Peneliti dari University of Exeter, Dr Fiona Matthews menemukan bahwa pergerakan sperma jelas dapat terpengaruh radiasi ponsel, terutama bila ponselnya disimpan di saku celana. Radiasi yang terlalu dekat dengan organ intim pria yang dapat menyebabkan kualitas sperma turun sampai 90 %.

Selain temperatur testis, baik atau buruknya kualitas sperma juga dipengaruhi oleh hal lain, seperti : asupan makanan, gaya hidup, stress, kelebihan berat badan dll.

Menjaga kesehatan testis bagi seorang pria sangat penting artinya. Salah satunya adalah dengan meninggalkan kebiasaan buruk yang bisa membuat suhu di sekitar testis meningkat. Jika kesuburan adalah hal prioritas bagi seorang pria, maka tidak ada lagi alasan untuk menaruh hp atau smartphone dalam keadaan hidup di kantong celana depan. Setuju ?

Sumber: https://info-kesehatan.net